Posts

Batu Hujan

Dua minggu sudah Herman tidak menginjakkan kaki di ladang yang dua bulan lalu telah ia panen, hasil panen wortelnya tidak seberapa karena cuaca yang tidak menentu. Tidak hanya Herman, beberapa tetangganya juga mendapatkan hasil panen yang sama, hampir seisi kampung terlihat lesu. Pagi itu Herman bergerak malas dari tempat tidurnya, jika bukan karena ditarik oleh Surai, sang isteri, mungkin ia tidak akan bangun hingga tengah hari. “bangun mas, bangun..sudah siang, katanya mau ke ladang hari ini,“ Surai menarik kaki sang suami yang telah ia nikahi 10 tahun silam. “sebentar lagi dik, semalam aku kan ikut ronda, “ balas Herman kembali menarik selimut. Tidak heran jika dipagi hari semua orang betah berdiam diri dikasur yang hangat dengan selimut tebal karena memang kampung yang mereka diami terletak di lereng gunung, hawa dingin menusuk tulang, bahkan sebagian orang masih mengenakan kain sarung di luar rumah pada siang hari. Tidak mau kalah, Surai kembali menarik kaki suaminya, kali ini ...

Dasar Pemikiran Tan Malaka

Image
Siapa tidak kenal dengan Tan Malaka?, saya sendiri sudah lama mendengar nama besar putra asal Minangkabau yang sukses merasuki pemikiran para generasi muda melalui buku-bukunya, tetapi baru awal bulan Februari kemarin saya tertarik untuk belajar Taan, dalam hal ini tentu saja saya memilih untuk membaca buku hasil pemikiran Tan Malaka. Sama sekali diluar dugaan adalah bahwa bulan Februari ternyata menjadi bulan yang amat bersejarah, entah ini suatu kebetulan. Sejarah mencatat bahwa pada tanggal 21 Februari 1949, Tan Malaka gugur di tangan serdadu bangsa yang selama ini ia perjuangkan. Namun pada bagian kali ini kita tidak akan membahas bagaimana gugurnya Tan Malaka, tidak juga membahas bagaimana aktivitasnya di berbagai organisasi, terlalu jauh. Kali ini saya akan coba memaparkan bagaimana pokok pikiran dan konsep perjuangan Tan Malaka, dimana konsep yang beliau kemukakan lebih orisinil dan relevan hingga sekarang. Baru saja saya membuka sebuah buku hasil pemikiran beliau maka hal ya...

Mojokerto : Kepedihan di Masa Muda

Image
Kebanyakan orang yang sukses adalah orang yang pernah mengalami masa sulit dan kepedihan yang mendalam di waktu mudanya, tidak terkecuali dengan Bung Karno. Dia, Putra Sang Fajar juga menceritakan bagaimana pedihnya kehidupan sewaktu ia masih muda, dimana anak-anak yang lain asik dengan berbagai mainan yang membuat mereka lupa akan dunia. Dalam bagian yang ketiga “Mojokerto : Kepedihan di Masa Muda” Sukarno dengan gamblang memaparkan betapa ia menderita dimasa mudanya. Maklum saja seorang bapak dari Bung Karno hanyalah guru rendahan yang bergaji 25 rupiah sebulan, itupun kemudian dipotong untuk sewa rumah sehingga hanya tersisa 15 rupiah untuk mereka bagi dan bertahan hidup.

Cindy Adams Bag II “Putra Sang Fajar”

Image
Setelah semua dari kita mengetahui alasan kenapa Bung Karno mau dituliskan rangkaian kehidupannya oleh Cindy Adams, selajutnya Sukarno mulai bertutur tentang siapa dia sebenarnya, sejak kecil, dimasa perjuangan hingga ketika ia melawan penyakit ginjalnya di Wina. “Putra Sang Fajar” adalah benar salah satu julukan Bung Karno, tidak lain adalah karena beliau lahir ditengah fajar menyingsing. Dalam kepercayaan orang jawa bahwa seseorang yang lahir dalam waktu yang demikian merupakan orang-orang yang nasibnya telah digariskan sebelumnya. “engkau akan menjadi orang yang besar nak, ingat itu,” kata Ibu Sukarno. Lahir pada tanggal 6 Juni 1901, Sukarno beranggapan bahwa ia adalah makluk yang istimewa karena dilahirkan dari angka yang serba enam. Bintang Gemini yang melekat pada dirinya seolah memberikan ia kepribadian ganda. Bagaimana tidak seorang Sukarno dapat bertingkah lemah lembut penyayang namun terkadang juga bisa keras kepala. Seorang Sukarno tidak akan tega melihat seekor binanta...

Karya Cindy Adams Bag I "Alasan Menulis Buku Ini"

Image
Saya tidak menolak jika disebut seorang sukarnois, tetapi saya menolak jika pembaca menuntut saya mengetahui 100% tentang kehidupan presiden pertama Indonesia, salah seorang dari dua orang proklamator bangsa, Ir. Sukarno. Mendengar nama Sukarno saya langsung tersentak, selalu banyak muncul pertanyaan demi pertanyaan dalam benak saya, bagaimana tidak, sejarah selalu punya misteri yang menarik dan tentunya berguna hingga saat ini. Apalagi yang akan kita ketahui adalah sejarah berdirinya bangsa ini, bagi saya amat kurang ajar seorang anak bangsa tidak mau tahu tentang sejarah bangsa nya sendiri, yang mereka tahu hanyalah media sosial, baju bermerk, fashion masa kini, meskipun juga tidak sedikit anak bangsa yang lahir dengan inovasi-inovasi yang menakjubkan di zaman sekarang. Saya yakin bahwa para pendahulu bangsa tidak meminta banyak akan jasa mereka untuk dikenang, tetapi saya yakin dengan sangat mereka ingin generasi muda mengetahui sejarah bangsa lebih baik. Bukankah bangsa yang bes...

Kalah Jadi Abu Menang Jadi Arang

Image
Prakkk....bunyi pintu rumah yang ditutup dengan keras oleh bapak, kemudian berjalan menuju dapur lalu memukul meja makan dengan tangannya, sekali lagi bunyi yang keras memecah kesunyian rumah kami di tengah malam. “bapak, jangan begitu kasihan anak-anak sudah tidur,” aku mendengar suara ibu mencoba menenangkan bapak. “ibu tidak usah banyak bicara, mana makanan aku lapar, aku lapar,” balas bapak geram, tangannya dikepalkan. Rupanya hari itu ibu tidak memasak lauk karena memang tidak lagi ada uang yang cukup untuk membeli lauk untuk dimasak. Kami hanya makan telur dadar buatan ibu yang dibagi tiga dengan dua orang adik ku. Perlakuan bapak seperti itu tidak hanya sekali dua kali, seringkali kami harus menghadapi emosi yang tidak jelas ketika beliau pulang larut malam. Ya benar sekali, bapak adalah seorang penjudi berat tidak hanya malam, namun siang hari aku juga kerap melihatnya bermain judi gaplek bersama beberapa orang temannya. Meja judi penuh dengan kacang, minuman dan beberapa lemb...

The Wishlist 2016

Tahun 2015 adalah tahun biasa saja jika aku hanya melihat dari sudut perputaran waktu, sama saja dari sejak aku lahir hingga sekarang, hitungan satu hari masih 24 jam, dianggap tidak biasa tidak juga luar biasa karena  tahun 2015 beberapa dari apa yang aku inginkan telah tercapai, sebagian tercapai dan ada juga yang belum tercapai. Apa yang telah tercapai menjadi bagian yang tidak penting lagi dibahas karena telah berlalu, dan saatnya kita bersyukur dengan itu, toh jika kita paksakan tahun 2015 tidak akan terulang lagi sampai kita mati. Aku suka membahas masa lalu tetapi tidak yang buruk karena akan sulit untuk bergerak. Begitu juga dengan keinginan yang sebagian telah tercapai juga tidak perlu rasanya kita bahas, karena tugas kita adalah melengkapi bagian yang belum terpenuhi. Setidaknya kebahagian yang paling aku rasakan adalah rasa syukur bisa membantu sedikit ibu dan bapak, aku tahu beliau tengah susah, kapal beliau sedang ditengah laut, tidak mungkin aku diam dan tidak ikut...