aku ingin menjadi seorang palyboy kelas gembel........
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
sewaktu aku masih kecil........aku ingin sekali menjadi penakluk wanita.tapi karena tampang aku yang pas-pasan...........akhirnya aku jadi..........pria idaman wanita dech.........hahahahaha
Prakkk....bunyi pintu rumah yang ditutup dengan keras oleh bapak, kemudian berjalan menuju dapur lalu memukul meja makan dengan tangannya, sekali lagi bunyi yang keras memecah kesunyian rumah kami di tengah malam. “bapak, jangan begitu kasihan anak-anak sudah tidur,” aku mendengar suara ibu mencoba menenangkan bapak. “ibu tidak usah banyak bicara, mana makanan aku lapar, aku lapar,” balas bapak geram, tangannya dikepalkan. Rupanya hari itu ibu tidak memasak lauk karena memang tidak lagi ada uang yang cukup untuk membeli lauk untuk dimasak. Kami hanya makan telur dadar buatan ibu yang dibagi tiga dengan dua orang adik ku. Perlakuan bapak seperti itu tidak hanya sekali dua kali, seringkali kami harus menghadapi emosi yang tidak jelas ketika beliau pulang larut malam. Ya benar sekali, bapak adalah seorang penjudi berat tidak hanya malam, namun siang hari aku juga kerap melihatnya bermain judi gaplek bersama beberapa orang temannya. Meja judi penuh dengan kacang, minuman dan beberapa lemb...
Akhirnya kami menikah, pada Jumat 14 April 2017. Saya butuh waktu setidaknya sekitar enam tahun untuk menentukan sikap, terdengar cukup lama bagi sebagian orang, namun sebenarnya waktu yang sebentar saja. Lalu kenapa harus begitu lama? bagaimana tidak.., menikah bukan perkara gampang, tidak hanya menyatukan satu manusia dengan manusia lain, tetapi juga menyatukan satu keluarga dengan keluarga yang lain, menyatukan hubungan antar satu kerabat dengan kerabat lain, jika berakhir tidak baik maka bukan hanya dua orang manusia yang tidak baik tetapi juga hubungan-hubungan lain yang ada di dalamnya, sebaliknya juga begitu.
Aku baru saja membeli sebuah apel di minimarket, tidak lebih dari satu biji apel..kenapa? benar sekali bahwa tidak ada kulkas di kamar ini. Satu biji apel merah jenis royal gala seharga 69k yang aku membayar senilai 70k, tidak ada kembalian tentunya. Sudah!, ini bukan cerita tentang sebiji apel, juga bukan cerita sepiring nasi goreng ayam yang baru saja aku santap, tidak dipungkiri rasa nasi goreng itu memang enak setidaknya lebih enak daripada yang aku masak sendiri dengan bumbu instan seharga 20k. Beberapa menit sebelum meyantap nasi goreng seorang teman mengirim pesan singkat padaku, teman lama tetapi selalu terasa baru, sebelumnya aku akan memberikan ciri-ciri orang itu. Hmmmm…sebentar nah yang pertama dia adalah wanita (berhati laki-laki), rambutnya semi pirang ikal tidak beraturan setidaknya itu yang aku lihat di akhir tahun 2011, badannya agak besar lebar, pendek, betis aduhai dan yang paling penting adalah bibirnya yang sebenarnya lebar tetapi terlihat kecil. Tunggu sebenta...
Comments
Post a Comment